Monday, June 2, 2008

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah zeolite itu?

Zeolite secara alami terjadi dengan dasar mineral kristal yang terbentuk dari aluminosilikat. Biasanya ditemukan di dalam sebuah batu yang menyimpan, campuran mikro yang dibentuk oleh kristalisasi batuan volkanik dan abu yang telah tergarami air tanah lebih berjuta-juta tahun. Nama "zeolite," yang ditemukan pada tahun 1700 oleh ahli pertambangan Swedish Axel Fredrik Cronstedt, yang berasal dari kata Yunani yang artinya "batu mendidih" karena gelembung dan uap air yang terbentuk di atasnya dengan cepat terpanaskan (hasilnya akhirnya adalah air zeolite).

Bagaimana cara zeolite bekerja?

Struktur yang molekular dari zeolite menyerupai sarang lebah. Masing-masing sel atau rongga pada zeolite dibuat dari aluminosilikat matrik. Sel membawa seluruh muatan negatif, dan seperti sebuah magnet, menarik partikel-partikel bermuatan positif. Karena stabilitas beban, zeolite dapat menarik dan membawa ion bermuatan positif seperti zat kapur, sodium, magnesium, kalium, dan besi, ke dalam untuk menyeimbangkan ion muatan negatif yang ada di luar.

Ion bermuatan positif di luar struktur zeolite, seperti logam berat, radikal bebas, dan sub-particles karena virus, dapat juga masuk zeolite yang menyerap dan bertukar tempat yang lebih sedikit dengan ion terikat yang ada di dalam. Pertukaran dari satu partikel dengan yang lain mempunyai hubungan yang lebih besar dengan zeolite inilah yang memberi kekuatan detoxifikasi. Karena zeolite cair berasal "sebelum" diaktifkan" dengan ion untuk meningkatkan kesehatan seperti zat kapur, magnesium, besi, dan kalium, maka akan memberikan manfaat dua dalam satu. Pertukaran mengeluarkan toksin dari tubuh dan menggantinya dengan nutrisi penting.

Zeolite dapat memilih serta menarik dan mengikat partikel-partikel beracun, apakah logam berat, partikel radioaktif, virus, atau unsur penting berbahaya lainnya. Zeolite dengan aman akan memindahkan semuanya itu sebelum ion negatif mempengaruhi kesehatan. Tidak hanya zeolite mengeluarkan racun namun juga meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, memberi sifat alkali tubuh, memperbaiki penyerapan nutrisi dan metabolisme tubuh, dan memperbaiki penyembuhan tubuh dari berbagai penyakit seperti kanker melalui aktivitas p21 Onco-gene.

Bagaimana cara zeolite mengeluarkan logam berat dari tubuh?

Logam berat paling berbahaya bagi kesehatan manusia adalah air raksa, timbal, cadmium, dan arsenik. Resiko yang berhubungkan dengan racun logam berat dan toksin ini meningkatkan melalui pemakaian amalgam (air raksa gigi) dan vaksin air raksa bahan pengawet, Thimerosal. Cairan zeolite secara negatif melalui struktur matriks menarik, mengikat dan memindahkan partikel positif dari tubuh melalui proses "pertukaran kation." Logam berat yang paling tinggi untuk zeolite, dalam urutan, adalah: air raksa, timbal, arsenik, aluminium, dan besi. Urutan didasarkan pada, ukuran, berat dan kepadatan ion. Dalam matriks, toksin dengan ketat terikat dan, dalam hitungan jam, dikeluarkan dari dalam tubuh melalui air kencing. Efek jangka panjang menggunakan cairan zeolite adalah menghilangkan logam berat termasuk resiko untuk mengurangi terjadinya kanker dan penyakit jantung.

Adakah efek samping bila mengkonsumsi zeolite?

Zeolite dinilai 100 persen aman dan tidak beracun oleh FDA. Cairan zeolite bersifat mineral, tidak beracun dan secara federal digolongkan sebagai GRAS (General Regarded As Safe). Tidak ada efek samping jika mengkonsumsi zeolite untuk kesehatan. Zeolite berada di dalam tubuh hanya lima sampai tujuh jam, dan dinilai aman untuk anak-anak, ibu hamil dan menyusui, dan penderita sakit dan orang lanjut usia. Jadi sangat direkomendasikan bagi siapapun untuk menggunakan zeolite dan minum air sebanyak 8 gelas sehari untuk hasil yang maksimal.


Adakah kontraindikasi untuk menggunakan zeolite dengan obat dari resep dokter?

Tidak ada kontraindikasi antara zeolite dengan obat dokter. Kecuali bagi mereka yang sedang melakukan kemotherapi.

Apakah zeolite aman untuk anak-anak?

Tubuh anak-anak kita sama seperti orang dewasa, di dalam tubuhnya juga terdapat toksin mungkin karena faktor lingkungan mereka tinggal. Karena sistem kekebalan tubuh anak-anak masih dalam masa pertumbuhan kadang kekebalan tubuhnya masih lemah jika dibandingkan dengan orang dewasa. Anak-anak sangat peka terhadap toksin / racun. Jadi zeolite dapat dikonsumsi secara aman untuk anak-anak dengan dosis yang lebih kecil dibandingkan dengan orang dewasa. Selain itu Zeolite dapat membantu mengembangkan sistem kekebalan tubuh lebih baik di masa pertumbuhan.

Apakah zeolite cair dapat digunakan bagi ibu yang sedang hamil atau menyusui?

FDA menganggap zeolite cair sebagai cairan yang aman dan tidak beracun bagi setiap orang, baik dari faktor usia atau jenis kelamin. Karena cairan zeolite yang anda konsumsi akan dikeluarkan seluruhannya dari dalam tubuh anda, zeolite tidak akan terakumulasi di dalam tubuh dan sangat aman untuk dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil dan menyusui. Sebagai tambahan informasi, Zeolite cair dapat digunakan untuk menjaga kesehatan yang optimal bagi ibu dan anak.

Berapa lama zeolite cair berada di dalam tubuh? Dapatkah zeolite cair terakumulasi / menumpuk banyak di dalam tubuh dari waktu ke waktu?

Zeolite cair akan dibuang dari tubuh anda secara keseluruhan dan tidak akan menumpuk di dalam tubuh walaupun anda mengkonsumsi zeolite cair setiap hari. Zeolite cair yang ada di dalam tubuh akan bekerja selama lima sampai tujuh jam saja, yang kemudian akan melakukan proses penarikan terhadap racun dan toksin yang ada di dalam tubuh sesuai dengan fungsi zeolite tersebut. Proses selanjutnya zeolite cair dan racun yang ada akan keluar dari tubuh kita bersamaan dengan air kencing dan kotoran.

Berapa dosis yang dianjurkan ketika menggunakan zeolite cair? Apakah dapat mengkonsumsi lebih banyak?

Zeolite cair sangat aman dan tidak beracun, maka anda dapat mengkonsumsi lebih banyak dari dosis yang disarankan. Penggunaan zeolite cair berlebihan dapat dipastikan tidak berbahaya hanya saja tubuh kita akan membuang zeolite yang berlebihan tersebut. Rata-rata dosis yang disarankan adalah 10-15 tetes tiga atau empat kali sehari, mengkonsumsi zeolite cair dengan vitamin c dapat membantu untuk penyerapan secara maksimum. Dosis maksimum bagi mereka yang sakit parah, atau untuk detoksifikasi dan peningkatan kekebalan tubuh secara cepat, dapat mengkonsumsi 40 tetes yaitu empat kali dalam satu hari. Pastikan anda juga mengkonsumsi lebih banyak air minum jika mengkonsumsi zeolite cair dalam jumlah tersebut.

Berapa banyak zeolite cair yang diserap oleh tubuh?

Lebih dari setengah zeolite cair yang dicerna akan diserap ke dalam darah. Sisa zeolite diserap ke dalam lapisan usus, yang akan membantu melindungi tubuh dari toksin. Meski mengkonsumsi lebih banyak zeolite cair dari yang disarankan, zeolite cair tidak akan menjadi racun dalam tubuh. Maksimal tingkat penyerapan zeolite cair adalah 40 tetes pada waktu yang sama makanlah vitamin C larutkan ke dalam air minum untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Bagaimana detoksifikasi ini berbeda dengan pembersihan tubuh secara internal?

Kebanyakan produk pembersih berfokus pada meningkatkan gastrointestinal namun zeolite masuk dalam aliran darah dan menarik logam berat, toksin-toksin yang berbahaya dan penyebab kanker.

Apakah lebih baik untuk mengkonsumsi zeolite setelah makan atau sebelum makan?

Tidak seperti ilmu pengobatan detoksifikasi yang lain, di mana makanan di dalam perut mempengaruhi penyerapan, cairan zeolite sangat efektif dapat dikonsumsi setelah makan atau sebelum makan. Pastikan untuk minum air yang banyak sesuai jumlah yang direkomendasikan (delapan sampai sepuluh gelas sehari) untuk mendapatkan hasil yang optimal selama menggunakan zeolite.

Apakah zeolite termasuk dalam kategori obat atau makananan tambahan / food supplement?

Banyak ramuan alami, seperti vitamin C dan nutrisi lainnya, digunakan sebagai makanan tambahan untuk memperbaiki / meningkatkan kesehatan. Banyak pakar kesehatan tradisional tidak memahami kegunaan nutrisi dan ramuan alami dapat meningkatkan kesehatan dan melawan berbagai penyakit, dan mereka sering kali mengabaikan fakta bahwa kebanyakan makanan tambahahan mempunyai jauh lebih sedikit efek samping dibanding dengan obat yang sesungguhnya. Cairan Zeolite sekarang ini dianggap sebagai suatu makananan tambahan, yang secara rinci merupakan "bioactive" air mineral. Meski demikian, makanan tambahan ini telah dipatenkan dan digunakan sebagai obat kanker.

Apakah cairan zeolite perlu didinginkan terlebih dahulu sebelum digunakan?

Karena cairan zeolite adalah mineral yang stabil, jadi tidak memerlukan pendingin sebelum atau setelah botol dibuka. Pada setiap botol terdapat tanggal kadaluwarsa umumnya dua sampai tiga tahun, sama dengan air mineral dalam kemasan botol pada umumnya. Setelah lewat tanggal kadaluwarsa, akan ada potensi tumbuhnya bakteri.

Bagaimana rasa cairan Zeolite itu?

Cairan Zeolite tidak berasa. Cairan ini merupakan solusi yang sangat mudah untuk diterapkan, cukup dengan menambahkan ke dalam air minum, jus atau apapun itu, dengan demikian hal tersebut mudah untuk digunakan dalam program diet apapun juga, bahkan dapat digunakan bagi siapa saja dari orang yang lanjut usia, orang dewasa bahkan anak kecil.

Blogger template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP